PENGOBATAN ISLAMI   Leave a comment

Al Qur’an adalah bacaan dan obat yang bisa mengobati penyakit fisik dan jiwa, misalnya: kanker, perut, lelah-letih, kena jin dll. kumpulan ayat – ayat
Qur’ani dan hadits – hadits Rasulullah
SAW yang merupakan doa – doa
perlindungan yang harus dibaca oleh setiap muslim
atas dirinya, atau anaknya, atau istrinya, baik untuk
tujuan perlindungan diri dari semua bentuk
kejahatan manusia dan jin, atau kesurupan syetan,
atau sihir, atau dari penyakit tersebut atau
penyakit-penyakit fisik lainnya.
Itulah Ruqyah Syariah. Dan tidak sebagaimana
dipahami banyak orang bahwa ia merupakan sebentuk sihir atau mantra – matra. Juga tidak
digunakan untuk orang – orang yang mengalami
penyakit – penyakit rohani saja. Pemahaman yang
salah seperti itulah yang membuat orang tidak
tertarik untuk menggunakan pengobatan seperti ini
dalam kehidupan mereka walaupun mereka telah
menderita dan merasakan begitu banyak penyakit. Orang – orang zaman ini, kecuali yang masih tetap
dirahmati Allah, sudah sangat lalai mengingat Allah
dan mengucapkan doa – doa dan wirid – wirid
perlindungan. Misalnya dzikir – dzikir pagi dan
petang, dzikir – dzikir yang berkaitan dengan situasi
dan momentum tertentu, doa dan dzikir setelah
shalat wajib, atau doa istighfar dan membaca Al-
Qur’an. Kelalaian inilah yang membuat mereka
saling menimpakan penyakit ‘ain tanpa mereka
sengaja, walaupun mereka itu merupakan keluarga
dan kerabat misalnya pancaran sorot mata
kekaguman saat mereka menyaksikan sesuatu yang
mereka kagumi. Apalagi jika mereka tidak
mengucapkan Ma Syaallah Tabaaraka Wataala saat
itu. Sesuatu yang sangat menyedihkan bahwa di zaman
ini kita telah memberikan peluang bagi jin untuk
menguasai manusia. Misalnya kebiasaan hiperbola,
mengekspresikan perasaan secara berlebihan
seperti rasa takut yang sangat dan datang
mendadak, kemarahan yang berlebihan pada setiap
kesempatan atau kesedihan yang berlebihan,
tenggelam dalam syahwat dan kemaksiatan,
mengganggu jin di tempat – tempat tinggal mereka,
kelalaian dari mengingat Allah SWT, tidak
melindungi diri dari doa dan wirid – wirid Rasulullah
SAW. Ruqyah dan dzikir merupakan
pengobatan terbaik bagi semua bentuk penyakit
kejiwaan yang sekarang diderita oleh banyak orang.
Seperti kecemasan, kegelisahan, kesedihan dan
semacamnya. Selain itu ia juga merupakan faktor
pendukung setelah Allah dapat membuat orang
lebih kuat beramal saleh dan lebih mampu untuk
tetap teguh dalam keimanan. Berapa banyak orang
yang sekarang merasakan sulitnya ketaatan dan
ibadah, misalnya melakukan shalat tepat waktu.
Lalu berapa pula banyaknya orang yang
menyimpang dari hidayah Allah, tenggelam dalam
dosa dan kemaksiatan. Andaikan mereka itu diberi
penjelasan yang baik tentang resep kenabian ini,
tentulah dengan izin Allah semua bentuk penyakit
kejiwaan mereka itu dapat disembuhkan. Selain
bahwa ini akan membantu mereka menjadi lebih
taat beribadah dan lebih kuat menghindari dosa –
dosa.
melakukan usaha lain selain usaha medis itu
yang boleh jadi justru merupakan sarana
menyembuh yang paling hakiki. Selain pengobatan medis, lakukan juga
Ruqyah Syariah yang hanya membutuhkan sedikit
waktu dan tenaga. Sabda Rasulullah SAW : “Bolehlah berjampi (melakukan ruqyah) selama itu
tidak syirik. … “Lindungilah diri kalian dengan Ruqyah dari wanita
itu karena pada matanya ada nazrah“ … Dan Aisyah yang mengatakan : “Adalah Nabi SAW, jika mengeluh dari suatu
penyakit, ia menjampi dirinya dan meniup (seluruh
badannya), Jika rasa sakitnya bertambah keras,
maka akulah yang menjampinya lalu mengusap
(badannya) dengan tangan kanannya untuk
mengaharapkan berkahnya”… “Rasulullah memerintahkan aku berlindung dari ‘Ain
dengan Ruqyah.” Allah telah berfirman: “Firman Allah SWT : “Katakanlah (Hai
Muhammad), bahwa ia (Al-Qur’an), bagi orang –
orang beriman merupakan petunjuk dan
kesembuhan.” … “Dan kami turunkan dari Al-
Qur’an apa – apa yang dapat menjadi kesembuhan
dan rahmat bagi orang – orang yang beriman.” … “Wahai sekalian ummat
manusia, sungguh telah datang kepadamu nasehat
dari Tuhanmu dan obat penyembuh bagi semua
penyakit yang ada dalam dadamu, serta petunjuk
dan rahmat bagi orang – orang beriman.”

Posted 5 Februari 2010 by Hartoyo in Uncategorized

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: